Forex & Commodity News| 2022-09-23| By, YSL

ALERT DATA KALENDER EKONOMI PENGGERAK MARKET 23 SEPTEMBER 2022


Pk 14:15 WIB: indeks Flash Manufacturing PMI dan Flash Services PMI Prancis bulan September 2022
Pk 14:30 WIB: indeks Flash Manufacturing PMI dan Flash Services PMI Jerman bulan September 2022
Pk 15:00 WIB: indeks Flash Manufacturing PMI dan Flash Services PMI kawasan Euro bulan September 2022 (Berdampak medium-tinggi pada EUR)

Indeks Purchasing Managers Index (PMI) untuk sektor manufaktur dan jasa ini dirilis oleh Markit yang sekarang bagian dari S&P Global, didasarkan pada 5 indikator utama yaitu: output produksi, ketersediaan produk, aktivitas pengiriman, jumlah pesanan dan jumlah tenaga kerja. 

Data ini terdiri dari 2 versi yaitu Flash dan Final dan biasanya dampak Flash lebih tinggi.

Indeks Flash PMI mulai dirilis sejak bulan Juni 2007 dan merupakan estimasi indeks PMI yang dibuat berdasarkan hasil survey terhadap 5000 purchasing manager mengenai kondisi ekonomi dan bisnis saat ini hingga didapatkan gambaran prospek perekonomian kedepan. 

Oleh karena itu indikator ini penting bagi investor dan para pelaku bisnis dan sering dianggap sebagai leading indicator. Angka rilis diatas 50.0 menunjukkan aktivitas sektor manufaktur (dan jasa) sedang tinggi atau sedang ekspansi, dan rilis dibawah angka 50.0 menunjukkan terjadinya kontraksi.

Untuk bulan September 2022, indeks Flash Manufacturing PMI Prancis diperkirakan akan turun menjadi +49.8 dibandingkan bulan sebelumnya yang +50.6, sementara Flash Services PMI diprediksi turun ke +50.5 dibandingkan bulan Agustus yang +51.2.

Untuk Flash Manufacturing PMI Jerman diperkirakan turun menjadi +48.3 dibandingkan bulan Agustus yang +49.1 (terendah sejak Juni 2020), sementara Flash Services PMI diprediksi turun ke +47.2 dibandingkan bulan Agustus yang +47.7 (terendah dalam 7 bulan).

Untuk indeks Flash Manufacturing PMI kawasan Euro bulan September 2022 diperkirakan turun menjadi +48.7 dibandingkan bulan sebelumnya yang +49.6 (terendah sejak bulan Mei 2020), sementara untuk Flash Services PMI diperkirakan turun ke +49.1 dibandingkan bulan Agustus yang +49.8 (terendah sejak Februari 2021). 

Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan EUR menguat. Begitupun sebaliknya.

 
Pk 15:30 WIB: indeks Flash Manufacturing PMI dan Flash Services PMI Inggris bulan September 2022 (Berdampak tinggi pada GBP)

Indeks ini dibuat dan dirilis oleh Markit (S&P Global) setiap bulan. Indeks PMI (Purchasing Managers Index) untuk sektor manufaktur ini didasarkan pada 5 indikator utama yaitu: produksi, ketersediaan produk (inventory), aktivitas pengiriman (delivery), jumlah pesanan (orders) dan jumlah tenaga kerja.

Di Inggris indeks ini dibuat berdasarkan hasil survey terhadap 600 purchasing manager mengenai kondisi ekonomi dan bisnis saat ini hingga didapatkan gambaran prospek perekonomian kedepan. 

Oleh karena itu indikator ini penting bagi investor dan para pelaku bisnis dan sering dianggap sebagai leading indicator. Angka indeks diatas 50.0 menunjukkan aktivitas sektor manufaktur sedang tinggi, dan rilis dibawah angka 50.0 menunjukkan terjadinya kontraksi.

Bulan Agustus lalu indeks Manufacturing PMI kembali turun menjadi +47.3, lebih rendah dari perkiraan yang +51.0, dan yang terendah sejak bulan Mei 2020. 

Sementara indeks Services PMI untuk bulan Agustus turun menjadi +50.9, juga lebih rendah dari perkiraan +51.5, dan yang terendah sejak bulan Februari 2021. Pada bulan Agustus 2022 indeks new orders, output produksi dan ekspor mengalami kontraksi akibat tekanan inflasi.

Untuk bulan September 2022 diperkirakan indeks Manufacturing PMI akan sedikit naik menjadi +47.4, dan indeks Services PMI diperkirakan turun menjadi +49.9. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan GBP menguat. Begitupun sebaliknya.

 
Pk 20:45 WIB: indeks Flash Manufacturing PMI dan Flash Services PMI AS versi Markit (S&P Global) bulan September 2022 (Berdampak medium-tinggi pada USD)

Di AS indeks Flash Manufacturing dan Services PMI yang dirilis oleh Markit (S&P Global) ini kurang berdampak dibandingkan indeks Manufacturing PMI yang dirilis oleh Institute for Supply Management (ISM). 

Bedanya ISM dibuat berdasarkan survey terhadap 400 purchasing manager sedang Markit melakukan survey terhadap 800 purchasing manager di seluruh AS, dan hasil akhirnya belum tentu sama.

Dari hasil survey Markit yang merupakan bagian dari S&P Global, bulan Agustus lalu indeks Manufacturing PMI AS kembali turun menjadi +51.5, lebih rendah dari perkiraan +51.8, dan menjadi yang terendah sejak bulan Juli 2020. 

Pada bulan Agustus 2022 indeks new orders dan output produksi mengalami kontraksi akibat tekanan inflasi dan gangguan pasokan yang menyebabkan turunnya permintaan. 

Sementara itu indeks Services PMI untuk bulan Agustus juga turun menjadi +43.7, juga lebih rendah dari perkiraan +49.8, dan yang terendah sejak bulan Mei 2020.

Untuk bulan September 2022 diperkirakan indeks Manufacturing PMI akan kembali turun menjadi +51.0, dan indeks Services PMI diperkirakan naik menjadi +45.5. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan USD menguat. Begitupun sebaliknya. (YSI)